Kamis, 30 Juni 2011

BIOMEKANIKA


Gigi       =>    Bergerak (dalam socket) =>
Timbul : - daerah tarikan dan daerah tekanan pa ligamen periodontal =>
Ada perubahan jaringan
Macam – macam tekanan ortodonsia
•         Tekanan continous
tekanan yang kontinyu dan besarnya hampir tetap untuk waktu yang cukup lama. Mis.: penggunaan “coil spring”
•         Tekanan dissipating :
-tekanan yang kontinyu dan besarnya berkurang dalam waktu yang pendek. Mis.: “band dan ligature pada archwire”
-memberi kesempatan pada jaringan untuk kesembuhan, reorganisasi, dan proliferasi sel
•         Tekanan intermitent (terputus-putus) :
tekanan jadi aktif jika alat didalam mulut dan terputus jika dilepas mis; alat lepasan
•         Tekanan Fungsional
tekanan selama fungsi oral yang normal mis : alat fungsional

PERHATIKAN
•         Intensitas :
          -        besar tekanan ~ toleransi fisiologis jaringan
          -        tekanan yang berlebihan :
                   - nekrosa jaringan periodontal
                   - resorpsi akar
•         Durasi (lamanya) :
          tekanan >> 20 gr/cm2 => pembuluh darah kapiler menyempit => nekrosa dan resorpsi akar
•         Range of action :
          Dengan tekanan yang >>(dengan jarak geser pendek) =>  sama dengan tekanan ringan (tapi terus menerus) dengan jarak geser yang >>panjang
•         DR. Oppenheim :
          tekanan intermitent yang ringan adalah yang terbaik dalam pergeseran gigi oleh karena ada masa istirahat sehingga memungkinkan reorganisasi jaringan periodontal              membentuk jaringan baru
•         DR. Schwartz :
          Tekanan konstan yang ringan adalah yang terbaik olehkarena dapat mencegah terbentuknya tulang osteoid yang merintangi terjadinya resorpsi

PENGGOLONGAN YANG LAIN
•         Menurut arahnya :
          a. Tekanan horizontal :
              - arah anteroposterior
              - arah mesiodistal
              - arah lateral
              - dll
          b. Tekanan vertikal
              - ekstrusi
              - intrusi
•         Menurut banyaknya tekanan :
           a. Tekanan tunggal (single force)
           b. Tekanan ganda (couple force)
•         Menurut besarnya tekanan :
           a. Tekanan ringan
           b. Tekanan berat/besar

TEORI” PERGESERAN GIGI DALAM TX ORTODONSIA
•         Teori “ pressure tension”
          bila gigi mendapat tekanan => serat-serat periodontal tertekan =>  sisi berlawanan tertarik
•                     **Teori “fluid dynamic mechanism”
materi yang terdapat diantara akar gigi dan tulang alveolar bekerja sebagai protoplasmic gel dan bekerja bekerja  berdasarkan hukum hidrulik
•                       **Teori “bone bending”
tulang alveolar akan mengalami deformasi karena suatu tekanan dan terjadi pembentukan tulang baru untuk menyesuaikan dengan posisinya yang baru

Berdasarkan teori “pressure tension” dan” bone bending” :
         -         gigi dapat bergeser karena adanya proses remodelling :
                   - resorpsi => tekanan
                   - aposisi  =>  tarikan
         -         proses tersebut merupakan proses keseimbangan untuk menyesuaikan dengan fungsi yang baru
         -         harus sesuai dengan toleransi fisiologis      jaringan (tekanan normal)
PERHATIKAN :
•           Intensitas :
          - besar tekanan ~ toleransi fisiologis      jaringan
          - tekanan >> nekrosa jaringan periodontal dan reorpsi akar
•           Durasi (lamanya) :
          - tekanan >> 20 gr/cm2  => pembuluh darah kapiler menyempit => nekorosa & resorpsi akar
•         Range of action :
          dengan tekanan yang sedikit >> (dengan jarak geser pendek) => sama dengan tekanan ringan (tapi terus menerus) dengan jarak geser yang >> panjang
Kemampuan pembentukan tulang :
-         anak-anak >>dp orang dewasa
-         Tx orto sebaiknya semasih anak-anak => >>cepat, >>memuaskan
-         “bone forming power” tgt :
          1. Tekanan
          2. Kesehatan anak
          3. Vitalitas dan kemampuan tulang untuk melawan tekanan yang berlebihan

MACAM” PERGERAKAN GIGI DIDALAM PERAWATAN ORTODONTI
•         Pergerakan tipping
•         Pergerakan bodily (translasi)
•         Pergerakan rotasi
•         Pergerakan uprighting
•         Pergerakan torquing (torsi)
•         Pergerakan intrusi
•         Pergerakan ekstrusi

•         Pergerakan tipping :
- gerak gigi ; mahkota bergerak sesuai arah tekanan, apeks bergerak berlawanan
- inklinasi sumbu gigi berubah
- merupakan gerak paling sederhana, paling mudah didapatkan yaitu dengan tekanan tunggal
- oleh alat lepasan

•          Pergerakan bodily
     - gerak gigi :mahkota & akarnya  bergerak dgn arah & jarak yang sama
     - inklinasi gigi tidak berubah
     - dihasilkan dengan tekanan ganda (couple force)
     - dihasilkan oleh alat cekat

•         Pergerakan rotasi
     - gerak gigi : memutari sumbu vertikal
     - dihasilkan dengan tekanan ganda
     - gigi dengan akar tunggal >mudah dirotir karena butuh proses resorpsi dan aposisi >sedikit.
•         Pergerakan uprighting
          - gerak gigi : apeks gigi ke mesial/distal
          - dihasilkan oleh tekanan ganda
•         Pergerakan torquing
     - gerak gigi : apeks gigi ke labial/palatal
     - dihasilkan oleh tekanan ganda
•         Pergerakan intrusi
     - gerak gigi : kearah apikal
•         Pergerakan ekstrusi
     - gerak gigi : kearah insisal/oklusal
     - >> mudah dp intrusi ok sesuai dengan pertumbuhan gigi

PERUBAHAN LETAK FULKRUM
•       **Letak tekanan :
makin ke insisal/oklusal  => fulkrum berpindahmenjauhi apeks gigi => gerak tipping.
•         **Intensitas tekanan :
   tekanan berlebihan => fulkrum menjauhi apeks => gerak tipping
•         **Perbandingan ukuran mahkota dan akar gigi:
Mahkota relatif >>dp akar gigi => fulkrum menjauhi
apeks/bergerak ke insisal => gerak tipping
•         **Pertumbuhan :
anak pada masa pertumbuhanB=>Bletak fulkrum beda dengan orang dewasa yang sudah selesai   masa pertumbuhan
•         **Tinggi tulang alveolar :
tulang alveol >>rendah => fulkrum mendekati apeks
•         Bentuk akar: distribusi ligamen periopdontal

EFEK KEKUATAN ORTODONTIK
•         Gigi Goyang :
        Moderate => Excessive/stop
•         Rasa sakit :
•         Normal :
                 - immediate=> litle/nothing
                 - beberapa jam=> sakit, sensitif
                  - 2-4 hari => reactivation
•         Berlebihan => immediate ≠
•         Acetaminofen > aspirin, ibuprofen
•         Pulpa :
          - minimal=>  efek inflamasi
          - discomfort => few days
          - non vital:       
            a. riwayat trauma
            b. tekanan berlebihan
          - endodontic treatment OK=> resorpsi apek
•         Akar :
          - Ortodontik => resorpsi/aposisi dr tulang
          - resorpsi akar (apek, lateral) =>  tekanan berlebihan
•         Tulang Alveol :
          - perubahan  alveolar bone crest height (0,5 – 1 mm)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar