Selasa, 21 Juni 2011

LESI-LESI JARINGAN LUNAK RONGGA MULUT


suatu kelainan patologis pada jaringan yang menimbulkan gejala/simptom.
Lesi juga merupakan Zona jaringan yang fungsinya terganggu akibat penyakit dan trauma.

ETIOLOGI
Trauma Lokal
Infeksi
Penyakit Sistemik
Penggunaan obat – obatan
Terapi radiasi

JENIS-JENIS LESI JARINGAN LUNAK RONGGA MULUT
LESI PRIMER
LESI SEKUNDER
JENIS LESI
LAINNYA

Lesi Primer
Makula
Bercak pada kulit/mukosa, Batas jelas, Bentuk & ukuran bervariasi, Datar (tak ada peninggian) hanya berupa perubahan warna.
Warna : Merah, coklat keputihan, merah kebiruan, biru kecoklatan
Contoh penyakit :

Hyperemia
petechiae, purpura, ecchymoses

Papula
Adalah bercak putih pada kulit/mukosa, berbatas jelas, ada peninggian
Ukuran: dari titik sampai < 1 cm
Warna bervariasi: kemerahan, kekuningan, abu2 keputihan
Contoh: Lichen planus (pada mukosa)  dan Fordyce’s spot

Plak
Suatu bentuk variasi dari papula; diameter > 1 cm; warna : putih keabuan
Mengadakan perluasan ke tepi; timbul bentuk yang melandai
Permukaan halus, menonjol atau bentuk fisura
Contoh: Leukoplakia

Nodula
Pemadatan massa jaringan yang berbatas jelas dan berisi jaringan ikat dilapisi epitel
Dasar nodula: Melibatkan submukosa dan daerah dibawah epidermis
Dapat terjadi karena iritasi kronis
Contoh: Iritasi fibroma

Vesikula
Peninggian pada kulit atau mukosa yang berisi bahan cair (serum, plasma, darah).
Ukuran: dari titik 1 sampai 5 mm; jumlah: bisa tunggal atau banyak.
Bentuk vesikula karena infeksi virus
Contoh: Herpes.

Bula
Adalah bentukan seperti vesikula tetapi diameternya > 5 mm.
Bila pecah dapat menjadi ulser/ulkus yang sembuh dengan jaringan parut.
Contoh: pemphigus vulgaris.

Pustula
Adalah bentukan yang sama seperti vesikula/bula tetapi berisi nanah /pus.
Contoh: penyakit impetigo, pada kulit berupa bisul-bisul kecil

Keratosis
Adalah penebalan yang tidak normal dari lapisan terluar epitel (stratum korneum).
Warna: putih sampai keabuan.
Contoh: linea alba bukalis, leukoplakia, lichen planus.
           
Wheals
Adalah bentukan yang sama seperti papula, diameter lebih kecil, cepat sembuh.
Berisi serum.
Contoh: bintil karena gigitan serangga

Tumor
Istilah yang dipakai pada massa padat dari jaringan, diameter > 1 cm.
suatu neoplasma yang pertumbuhan jaringan bebas, baru, pembelahan sel yang progresif dan tidak terkontrol, tidak punya kegunaan fisiologis.
Dapat berwarna apapun.
Lokasi: pada jaringan lunak RM manapun.
Klinis: Lesi bulat menimbul dan tumor menetap bertangkai/ulseri ditengahnya

Gelegata
Gelegata merupakan elevasi sementara kulit yang disebabkan oleh edema dermis dan dilatasi kapiler sekitarnya. Biasanya berkaitan dengan respon alergi terhadap bahan asing.

Lesi Sekunder
Yaitu merupakan lesi yang muncul setelah lesi primer muncul pada jaringan lunak  rongga mulut. Ada beberapa macam lesi sekunder, antara lain :
Erosi
Dapat sembuh tanpa jaringan parut.
Contoh: Lichen Planus tipe erosi

Ulseri
Rasa nyeri bertambah dan bila ditekan menimbulkan perdarahan karena kerusakan sampai lamina propia
Contoh: ulkus traumatikus; stomatitis aftosa rekuren

Fisura
Ini merupakan retakan kecil yang meluas melalui epidermis dan memaparkan dermis.   
Dapat terjadi pada kulit kering dan pada inflamasi kronik

Sikatriks 
Adalah bentukan jaringan baru  yang berlebihan pada penyembuhan luka
Contoh: Keloid

Deskuamasi
Adalah pengelupasan lapisan epitel (stratum korneum)
Bisa fisiologis → pengelupasan epitel sehingga kulit mengalami regenerasi

Pseudomembran
Adalah membran palsu.
Contoh: Kandidiasis Pseudomembran Akut.

Eschars
 Adalah cacat atau kerusakan pada kulit / mukosa akibat luka bakar.

Krusta
Ini terbentuk dari serum, darah atau nanah yang mengering pada kulit.
Masing-masing dapat dikenal dengan warna berikut : merah kehitaman (krusta   darah), kuning kehitaman (krusta nanah), berwarna madu (krusta serum).
Contoh: Eritema Multiformis

Sinus
Adalah suatu saluran atau fistula yang memanjang dari rongga supuratif, kista atau abses ke permukaan epidermis.
Contoh: Aktinomikosis.

Lesi - Lesi lainya
Jenis lesi-lesi lainnya pada jaringan lunak rongga mulut yaitu :
lesi putih, lesi merah dan lesi berpigmen.

Lesi Merah Rongga Mulut
Merupakan lesi yg paling sering terjadi
Penyebab lesi merah rongga mulut:
Inflamasi pada mukosa
Erosi
Atrofi
Purpura
Vaskuler
neoplasma

Lesi- Lesi Putih
Penyebab utama dari lesi putih rongga mulut:
Leukodema
Penyebab lokal
Keturunan (misalnya nevus spon putih)
Leukoplakia
Neoplasama
infeksi
Penyakit mukokutan

Lesi Mukus Berpigmen
Merupakan perubahan warna mukosa rongga mulut, dimana daerah antara warna coklat ke warna hitam.
Jenis: intrinsik dan ekstrinsik
Penyebab dari pigmentasi rongga mulut terdiri dari :
Pigmentasi ras
Inflamasi kronis
Tatto amalgam
Tatto grafit
Obat-obatan


Perawatan dan Pencegahan pada Penderita Lesi Jaringan Lunak Rongga Mulut
Perawatan Lesi Jaringan Lunak
Untuk kasus ringan, jenisnya bisa berupa obat salep yang berfungsi sebagai topical coating agent yang melindungi lesi dari gesekan dalam rongga mulut saat berfungsi dan melindungi agar tidak berkontak langsung dengan makanan yang asam atau pedas.
Pada kasus yang sedang hingga berat, dapat diberikan salep yang mengandung topikal steroid.

Pencegahan yang dapat dilakukan antara lain:
Hindari stres yang berlebihan
Perbaiki pola makan
Jaga kebersihan dan kesehatan gigi dan mulut.

2 komentar: